29 Jul 2026, Rab

Mendekati Rilis, BBPPMPV Seni dan Budaya Gelar Workshop Pembuatan Paket Pelatihan MOOC

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam penyelenggaraan pembelajaran dan pelatihan, seperti mendorong lahirnya model pembelajaran yang lebih terbuka, fleksibel, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui Massive Open Online Course (MOOC). Menjawab tantangan tersebut, BBPPMPV Seni dan Budaya sejak tahun 2025 telah menyusun dan menyiapkan rencana pembuatan MOOC yang dipelopori Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) di BBPPMPV Seni dan Budaya. Sebaga langkah konkret untuk mewujudkannya, diselenggarakan Workshop Pembuatan Paket Pelatihan MOOC Bidang Seni dan Budaya pada 18–25 Februari 2026 di Ruang Kresna, BBPPMPV Seni dan Budaya.

Sebagai lembaga pengembangan dan penjaminan mutu pendidikan vokasi seni dan budaya, BBPPMPV Seni dan Budaya memiliki fungsi strategis dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. Workshop ini menjadi bagian dari komitmen tersebut sekaligus mendukung kebijakan transformasi digital dan pembelajaran sepanjang hayat. Dengan diadakannya workshop ini, diharapkan para pengembang dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan dan pengoperasian MOOC dapat mewujudkan MOOC yang informatif, interaktif, kontekstual, dan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu Tahap I pada 18–20 Februari 2026 dan Tahap II pada 23–25 Februari 2026. Sebanyak 46 peserta yang terdiri atas Widyaiswara, Pengembang Teknologi Pembelajaran, dan staf BBPPMPV Seni dan Budaya yang bertugas sebagai Admin Learning Management System (LMS) mengikuti kegiatan ini secara intensif.

Selama workshop, peserta memperoleh berbagai materi dan praktik, antara lain Prinsip Desain Pembelajaran Digital, Praktik Baik Pengembangan MOOC, Branding Identity, Pengembangan Materi dalam Format Digital, Teknik Dasar Produksi Konten MOOC, Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif untuk MOOC, serta Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran MOOC. Beberapa narasumber dari BBGTK DIY, GIK UGM, dan BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata hadir untuk berbagi ilmu dan praktik baik.

Workshop ini bertujuan membangun sistem yang dipersiapkan untuk penyelenggaraan MOOC, menyusun dan menyepakati panduan pembuatan paket pelatihan MOOC, serta meningkatkan kompetensi peserta dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran interaktif. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi kesiapan Learning Management System (LMS) yang akan digunakan, tersusunnya panduan penyusunan paket pelatihan MOOC yang disepakati bersama, serta tersusunnya paket pelatihan MOOC bidang seni dan budaya yang siap diimplementasikan.

Dalam kegiatan ini, peserta juga secara langsung melakukan pengembangan course online pada platform Canvas (LMS Kemendikdasmen) yang akan digunakan dalam Diklat Upskilling dan Reskilling Guru Vokasi Bidang Seni dan Budaya Pola Daring Penuh yang dimulai pada 2 Maret 2026. Sebanyak empat course berhasil disusun dan disiapkan, yaitu Communication Skills, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Manajemen Maintenance & Repair (MR), serta Perancangan Company Branding Produk SMK. Pengembangan ini menjadi langkah konkret dalam memastikan kesiapan sistem dan konten pembelajaran digital sebelum implementasi diklat.

Melalui workshop ini, diharapkan terwujud penguatan sistem pelatihan digital, peningkatan kompetensi peserta dalam merancang paket pelatihan MOOC sesuai standar industri, serta tersedianya paket pelatihan MOOC bidang seni dan budaya sebagai aset pembelajaran digital institusi. Selain itu, kegiatan ini juga memperluas jangkauan layanan pembelajaran kepada masyarakat, meningkatkan citra institusi sebagai pusat pengembangan pembelajaran seni dan budaya berbasis digital, serta mendukung transformasi digital yang berkelanjutan. (Nan)

By Vesca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *