10 Apr 2026, Jum

BBPPMPV Seni dan Budaya Tingkatkan Kompetensi Pengawas SMK melalui Pelatihan Pendampingan Berbasis Dunia Kerja

Semarang — Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi bagi Pengawas SMK sebagai pendamping sekolah dalam rangka memperkuat kualitas pembinaan pendidikan vokasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9–13 Maret 2026 bertempat di Hotel Aston Inn Pandanaran Semarang.

BBPPMPV Seni dan Budaya memiliki peran strategis dalam melaksanakan fasilitasi serta peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan vokasi sesuai dengan bidangnya. Melalui kegiatan ini, BBPPMPV Seni dan Budaya berupaya meningkatkan kapasitas pengawas SMK agar mampu melaksanakan tugas pendampingan di satuan pendidikan secara efektif dan efisien.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap para pengawas SMK dalam mendukung tugas dan fungsi mereka sebagai pendamping sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman terhadap informasi dan kebijakan terkini dalam pengembangan SMK, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan vokasi berbasis kebutuhan dunia kerja.

Peserta kegiatan berjumlah 60 orang pengawas SMK yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Tengah, dan Bali. Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kompetensi pendampingan sekolah.

Materi yang diberikan dalam kegiatan ini meliputi materi umum, materi pokok, dan materi penunjang. Materi umum mencakup kebijakan BBPPMPV Seni dan Budaya, orientasi program pelatihan, serta pembelajaran mendalam. Sementara itu, materi pokok meliputi Kurikulum SMK Berbasis Dunia Kerja, Model Kompetensi Pendamping SMK Berbasis Dunia Kerja, Peran Pendamping Sekolah dalam Pengelolaan SMK Berbasis Dunia Kerja, serta peran pengawas sebagai pemantau dan pembina kepala SMK. Peserta juga mendapatkan materi mengenai pengelolaan kinerja pendamping sekolah serta kegiatan studi tiru untuk memperkaya wawasan praktik baik dalam pengelolaan SMK.

Sebagai bagian dari proses pembelajaran, kegiatan ini juga dilengkapi dengan tes awal dan tes akhir, sesi refleksi, penyusunan rencana tindak lanjut, serta evaluasi kegiatan guna memastikan efektivitas pelatihan.

Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan kompetensi pengawas SMK dalam melaksanakan tugas pendampingan, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan terbaru terkait arah pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Drs. I Wayan Suwira, M.Si., M.Pd. selaku peserta dari Dinas Pendidikan Bali “Mudah mudahan kami dapatkan informasi terbaik yang dapat kami informasikan kepada teman teman kami yang ada di Bali dan kita imbaskan dan tentunya berdampak kepada satuan pendidikan kedepannya”.

Dalam jangka panjang, kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah dampingan, serta mendorong peningkatan kualitas lulusan SMK yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Dengan adanya peningkatan kompetensi pengawas sebagai pendamping sekolah, diharapkan pengelolaan SMK semakin kuat, adaptif, dan mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja. (RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *