Jakarta, Selasa (9/12/2025) — Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Bersamaan dengan peringatan Hari Antikorupsi 2025, berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI WBBM) serta Pelayanan Prima PEKPPP Mandiri dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Penghargaan ZI WBBM diberikan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen BBPPMPV Seni dan Budaya dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Integritas Birokrasi sebagai Fondasi Utama
Dalam rangkaian kegiatan, Kepala Biro OSDM Kemendikdasmen, Dr. Abdullah Faqih, M.A., M.Ed., memaparkan laporan pelaksanaan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta Pelayanan Prima, Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri. Ia menegaskan bahwa integritas birokrasi merupakan benteng utama pencegahan korupsi.
“Integritas bukan hanya soal kepatuhan administratif, tetapi juga pelayanan publik yang terukur, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Abdullah menambahkan bahwa pembangunan Zona Integritas di Kemendikdasmen dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendampingan kolaboratif antara Sekretariat Jenderal, pimpinan unit utama, dan Inspektorat Jenderal. Proses penilaian internal dilakukan sejak Januari hingga Mei 2025 dengan dua pendekatan yakni penilaian administratif dan visitasi lapangan, untuk memastikan ZI tidak berhenti pada formalitas, tetapi tertanam dalam budaya kerja sehari-hari.
Dari 62 unit kerja yang diusulkan, sebanyak 34 unit memenuhi syarat Zona Integritas WBK dan 14 unit memenuhi syarat ZI WBBM. Sebanyak 48 unit kerja kemudian diusulkan ke KemenPAN-RB untuk dinilai oleh Tim Penilai Nasional. Abdullah menyampaikan capaian ini meningkat 65,25% dibanding tahun sebelumnya yang hanya menghasilkan 29 unit memenuhi syarat.
“Capaian ini merupakan hasil komitmen lintas unit kerja dalam meningkatkan integritas dan kualitas layanan publik. Perhatian terhadap kelompok rentan juga menjadi prioritas agar layanan semakin inklusif,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa transformasi birokrasi tidak akan berhasil tanpa transformasi budaya kerja. Budaya ramah, santun, empatik, inklusif, dan bersih menjadi pijakan utama Zona Integritas di Kemendikdasmen.
Wamendikdasmen Apresiasi Komitmen Anti-Korupsi
Wamendikdasmen Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D menyampaikan selamat kepada seluruh unit kerja yang menerima penghargaan. Menurutnya, momentum Hari Antikorupsi harus menjadi titik awal untuk memperkuat tekad memberantas praktik korupsi di Indonesia.
“Kita semua harus menjaga amanah dan tidak menggunakan kewenangan melebihi batas, terutama yang berdampak pada keuangan negara,” ujarnya. Ia juga menilai sejumlah UPT telah menunjukkan kualitas pelayanan yang baik, meski tetap perlu peningkatan berkelanjutan.
“Atas nama kementerian, saya ucapkan selamat. Penghargaan ini adalah pengingat bagi kita agar integritas tetap menjadi dasar dalam bekerja,” tambahnya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh penerima penghargaan dan jajaran pimpinan.

Dengan diraihnya dua penghargaan ini, BBPPMPV Seni dan Budaya semakin menegaskan komitmennya sebagai lembaga vokasi yang tidak hanya berfokus pada peningkatan mutu layanan, tetapi juga memegang teguh nilai-nilai integritas dalam seluruh proses birokrasi dan pelayanan publik.(AR)


Selamat BBPPMPV SB